Derby della Mole, Juventus Vs Torino Suguhkan Permainan Keras

LigaBola1.com – Juventus terpaksa tak memainkan ‘sarri-ball’ di laga kontra Torino. Ini terjadi karena Si Banteng memainkan permainan keras yang sangat mengandalkan fisik. Derby della Mole, Juventus vs Torino suguhkan permainan keras.

Baca juga : Usia Juventus F.C. Genap 122 Tahun! Siapa Pemain Terbaik Mereka?

Derby della Mole, Juventus Vs Torino Suguhkan Permainan Keras

Minggu (3/11/2019) dini hari WIB, laga sengit Derby della Mole antara Juventus melawan Torino berlangsung di Olimpico Grade Turin. Juventus berhasil unggul atas rival sekotanya itu dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak Matthijs de Ligt di menit ke-70.

Sejak awal pertandingan, Torino bermain cukup keras. Hal inilah yang membuat skema umpan pendek yang merupakan pola andalan Maurizio Sarri tak bisa dimainkan Juventus.

Sarri mengakui jika permainan Torino yang keras dan sangat mengandalkan kekuatan fisik cukup merepotkan pemainnya. Seperti dilansir dari DAZN, Sarri mengatakan

“Ini adalah pertandingan yang sangat sulit dan Torino tampil penuh determinasi sejak laga dimulai. Rencana kami awalnya untuk bisa mengendalikan laga. Namun kami baru bisa melakukannya di akhir laga,”

“Ini laga yang merepotkan kami dengan intensitas yang tinggi, sangat mengandalkan fisik dan itu sulit bagi kami untuk mengantisipasinya. Itu tidak sesuai karakteristik kami, tetapi kami berhasil mengatasinya.”

“Kami tak berusaha bermain cantik di laga ini. Cara bermain lawan dan situasi di lapangan memaksa kami tak tampil dengan pola main kami biasanya. Namun yang paling melegakan kami tetap bisa meraih kemenangan.”

Matthijs de Ligt Lakukan Handball ?

Kemenangan Juventus atas Torino diwarnai kontroversi. Bek Juventus Matthijs de Ligt menyedot perhatian publik. De Ligt disorot terkait sebuah kejadian di 10 menit pertama pertandingan. Diawali dari throw-in panjang Thomas Rincon, bola sundulan Andrea Belotti menyentuh lengan De Ligt sebelum diamankan.

Namun sang tuan rumah Torino menganggap de Ligt telah melakukan handball di dalam kotak pinalti. Protes yang diajukan Torino tak digubris wasit. Wasit Danile Doveri tak menghadiahi tendangan pinalti untuk tim tuan rumah. Bahkan sang wasit tidak mau meninjau VAR.

Seperti dikutip dari DAZN, de Ligt memberi penjelasan

“Aku cuma berdiri seperti ini dan bolanya mengenaiku. Aku langsung tahu bahwa itu bukanlah penalti, karena aturannya kalau lenganku di bawah maka bukan penalti.”

Kemenangan ini membuat posisi Juventus aman di puncak klasemen dengan 29 poin. Mereka unggul satu angka dari Inter Milan yang di laga sebelumnya menang 2-1 dari Bologna.

Be the first to comment

Leave a Reply