Paulo Dybala : Patrice Evra Pemimpin Fenomenal

LigaBola1.com – Pemain Juventus, Paulo Dybala, menyebut beberapa rekannya yang punya jiwa pemimpin tinggi. Sebagai bintang Juventus saat ini, justru nama Cristiano Ronaldo tidak ada dalam daftar. Paulo Dybala : Patrice Evra pemimpin fenomenal.

Baca juga : Jika Ronaldo Hengkang dari Juventus, Klub Ini Mau Menerimanya

Paulo Dybala : Patrice Evra Pemimpin Fenomenal

Pemain berusia 26 tahun ini sudah cukup lama bergabung dengan Juventus. Dia merupakan salah satu sosok penting dalam skuad tim asal Turin itu. Jika Dybala tidak pindah ke klub lain, maka diprediksi dirinya akan menjadi kapten tim Juventus di masa depan.

Sepanjang kariernya, Dybala sudah pernah bermain dengan pemain-pemain top dunia. Namun dari kesekian banyak pemain top, hanya Patrice Evra dan Gianluigi Buffon -lah yang punya jiwa kepemimpinan sejati.

Patrice Evra sempat beberapa tahun membela Juventus dan menjadi rekan satu tim Paulo Dybala. Menurutnya, pemain asal Prancis itu adalah contoh ideal seorang pemimpin. Dia tidak banyak bicara tetapi dihormati para pemain. Seperti dikutip dari El Pais, Dybala mengatakan

“Seorang pemimpin harus menyampaikan dan memberikan sesuatu yang positif kepada tim. Anda tidak perlu berteriak atau menghina seseorang agar dihormati. Anda harus tahu kapan waktunya berbicara dengan teman satu tim. Terkadang Anda harus diam.” 

“Patrice Evra, misalnya, sangat fenomenal dalam hal ini. Atau Gianluigi Buffon, dia adalah pria terhormat dan sekadar kehadirannya saja sudah mengesankan.” 

“Yang penting adalah bakat alamnya, tidak ada gunanya mencoba memaksa orang lain mencintaimu. Karakter yang datang secara lahiriah karena pemimpin bukan dibentuk.”

Dybala Tak Mau Jadi Kapten Tim

Menyandang peran sebagai kapten tim keren sekelas Juventus adalah hal yang prestisius. Tidak semua pemain bisa dan mendapat kesempatan mendapat peran tersebut. Paulo Dybala punya peluang menjadi kapten di masa depan, tetapi dia mengaku tidak punya minat.

“Saya merasa seperti pemain penting, dihormati oleh para penggemar dan rekan satu tim saya. Tapi saya tidak merasa seperti seorang pemimpin dan saya tidak berusaha menjadi seorang pemimpin.”

Be the first to comment

Leave a Reply