Luis Milla Enggan Berkomitmen Antar Timnas Indonesia Juarai Piala AFF 2020, Ini Alasannya !

LigaBola1.com – Pelatih asal Spanyol, Luis Milla, tidak mau berjanji untuk mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2020. Luis Milla menyebut tak satupun pelatih di dunia yang mampu memberi garansi gelar juara. Luis Milla enggan berkomitmen antar Timnas Indonesia juarai Piala AFF 2020, ini alasannya !

Baca juga : Jika Luis Milla Melatih Timnas Indonesia, Harus Penuhi Empat Syarat PSSI Ini !

Luis Milla Enggan Berkomitmen Antar Timnas Indonesia Juarai Piala AFF 2020, Ini Alasannya !

Saat PSSI melakukan pertemuan dengan Luis Milla di New World Manila Hotel Bay, Filipina pada Jumat (29/11/2019), pihak PSSI mengajukan empat kewajiban yang harus dilakukan Milla jika dia benar-benar didapuk menjadi pelatih Timnas Indonesia. Salah satu tuntutan dari PSSI yaitu Luis Milla harus meraih gelar juara Piala AFF 2020.

Luis Milla menyampaikan keberatannya mengenai target tinggi PSSI itu. Menurutnya tidak ada pelatih di dunia yang bersedia menggaransi langsung sebuah gelar juara. Dia mencontohkan klub-klub raksasa di Eropa.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan hanya bisa berkomitmen akan sikap dan loyalitas kepada Timnas Indonesia dan PSSI. Kepada wartawan di Manila, Milla mengungkapkan

“Kalau ada seorang pelatih datang dan berkata siap 100 persen untuk memberikan gelar juara, berarti dia sedang berbohong. Tidak ada orang yang bisa memberi garansi.”

“Saya bisa menggaransi ke sepak bola adalah kelanjutan apa yang sudah dilakukan seperti sikap dan profesionalisme. Tak ada orang di dunia yang bisa menjanjikan kesuksesan. Lihat Barcelona, Paris Saint-Germain, Manchester City dan United. Tak ada yang bisa.”

Menanggapi hal itu PSSI beralasan, target Timnas Indonesia juara Piala AFF 2020 sudah cukup realistis buat Luis Milla. Apalagi sang pelatih sudah pernah mengelola Timnas U-23 di SEA Games 2017 yang mana para pemainnya mayoritas saat ini bermain di level senior.

Jejak Luis Milla

Pada awal 2017 lalu, Luis Milla ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk menggantikan Alfred Riedl tepatnya setelah gelaran Piala AFF 2016 usai. Sebagai pelatih baru, waktu itu dia dibebani tugas berat. Dia harus menjalani tugas ganda yaitu menukangi Timnas senior, Timnas U-22 sekaligus Timnas U-23.

Pelatih kelahiran 12 Maret 1966 memulai debutnya yakni saat memimpin skuad Timnas Indonesia U-22 bertanding di SEA Games 2017. Saat itu Evan Dimas dkk meraih medali perunggu.

Selanjutnya, pelatih berusia 53 tahun itu mengarsiteki Timnas Indonesia U-23 di ajang Asian Games 2018. Tim Garuda lolos ke fase 16 besar, sebelum akhirnya dikalahkan Uni Emirat Arab lewat adu penalti.

Namun setelah itu, PSSI memutuskan tidak memperpanjang kontrak Luis Milla. PSSI kemudian menunjuk Bima Sakti, asisten Milla untuk menangani Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016. Namun sayang hasilnya amat mengecewakan. Tim Merah Putih gagal melaju ke semifinal.

Be the first to comment

Leave a Reply