Lawan Liverpool di Final Piala Dunia Antarklub 2019, Ternyata Flamengo Bukan Tim Sembarangan !

LigaBola1.com – Liverpool berhasil menyabet gelar Juara Piala Dunia Antarklub 2019 setelah menaklukkan Flamengo 1-0 di laga final, Minggu (22/12/2019). Flamengo adalah salah satu tim yang paling disegani di Amerika Latin. Lawan Liverpool di final Piala Dunia Antarklub 2019, ternyata Flamengo bukan tim sembarangan !

Baca juga : Jurgen Klopp Terapkan Strategi Ini untuk Mengatasi Padatnya Jadwal Pertandingan !

Lawan Liverpool di Final Piala Dunia Antarklub 2019, Ternyata Flamengo Bukan Tim Sembarangan !

Ingin Mengulang Sejarah

Menghadapi tim kuat asal Inggris Liverpool di ajang Piala Dunia Antarklub, ini bukan yang pertama kali bagi Flamengo. Sebelumnya pada 1981 silam, di partai final Intercontinental Cup yang merupakan cikal bakal Piala Dunia Antarklub, Flamengo berhasil menghajar Liverpool dengan skor telak 3-0.

Untuk itulah jelang laga final tadi malam, para fans Flamengo membuat lagu dengan lirik “Pada Desember 1981 kami berlari memutari orang-orang Inggris, 3-0 melawan Liverpool, kami meninggalkan sejarah”. Mereka ingin mengulang sejarah kemenangan itu.

Saat itu, para pemain Flamengo yang berisi seutuhnya orang Brasil berhasil mengalahkan Liverpool yang diisi oleh orang Zombabwe, Inggris, Skotlandia, dan Republik Irlandia.

 

Sejarah Klub

Flamengo awalnya merupakan sebuah klub rowing (dayung) yang terbentuk tahun 1895. Huruf kapital R pada logo klub merujuk pada rowing. Sementara klub sepak bolanya baru berdiri pada 1912 dengan nama CR Flamengo.

Pada awalnya, Flamengo memang bukan klub seperti sekarang. Baru pada tahun 1980, saat mereka meraih titel pertamanya, banyak yang beralih mendukung Flamengo.

Sejak saat itu, banyak gelar diraih termasuk empat gelar liga, Piala Libertadores 1981, yang berujung pada trofi Intercontinental. Performa mereka sempat menurun di akhir 1980-an. Namun berhasil kembali meraih gelar titel liga tahun 1992.

Flamengo sempat mendatangkan bintang Timnas Brasil di Piala Dunia 1994 yakni Romario. Akan tetapi, kesalahan manajemen klub membuat Flamengo bangkrut dan prestasi tim merosot.

Bangkit

Sejak saat itu, Flamengo tenggelam cukup lama. Namun pada tahun 2013, mereka bangkit usai mendapat suntikan dana mencapai 200 juta poundsterling (Rp 3,6 triliun). Dari sebuah klub payah, Flamengo pun menjelma menjadi klub kaya raya yang layak diperhitungkan di Amerika Latin dan Eropa bahkan di dunia.

Sayang, kondisi finansial yang membaik tak langsung membuat prestasi Flamengo meningkat. Flamengo baru bisa unjuk gigi saat manajemen klub menunjuk Jorge Jesus sebagai manager tim.

Mantan pelatih kepala Benfica itu benar-benar berjudi saat menerima pinangan Flamengo. Maklum, Jesus lebih akrab dengan klub-klub Eropa, seperti Spanyol dan Portugal. Apalagi, beban berat di pundaknya, yakni membawa Flamengo kembali ke jalur juara.

Hebatnya, tidak butuh waktu lama buat Jesus dan tak cuma gelar juara liga saja yang berhasil ia berikan. Ia juga mengantar Flamengo keluar sebagai juara Liga Champions Amerika Latin usai mengalahkan raksasa Argentina yakni River Plate dengan skor 2-1.

Diperkuat Pemain dengan Sarat Pengalaman

Kini sebagai salah satu klub terbaik dunia, Flamengo diperkuat para pemain dengan segudang pengalaman mumpuni. Lini pertahanan pasukan Jorge Jesus ini sangat berbahaya.

Mantan bek Chelsea dan Atletico Madrid yakni Felipe Luis adalah salah pemain bintang Flamengo. Rafinha yang merupakan mantan pemain Bayern Munchen juga layak diperhitungkan.

Di bawah mistar gawang, ada sosok Diego Alves, kiper yang pernah merumput lama di Valencia. Hebatnya, dia sukses mengalahkan Alisson sebagai penjaga gawang terbaik Brasil tahun 2019.

Mantan playmaker Everton yakni Ribeiro dan Giorgian De Arrascaeta menjadi jantungnya Flamengo. Sang kapten Diego Ribas juga sarat pengalaman merumput di sejumlah tim di Eropa.

Ujung tombak Flamengo diisi oleh Gabriel Barbosa dan Bruno Henrique. Yang mengherankan, Barbosa yang berstatus sebagai pemain pinjaman dari Inter Milan malah tampil bersinar bersama Flamengo namun melempem saat membela Inter.

Duo bomber Flamengo ini, total mencetak 46 gol, dengan rincian 25 gol dicetak Barbosa dan 21 gol sisanya dilesakkan Henrique. Barbosa juga menjadi top scorer Copa Libertadores dengan koleksi sembilan gol.

Be the first to comment

Leave a Reply