Jelang Duel Inter Milan Vs Atalanta, Ujian Berat Untuk Kedua Tim

LigaBola1.com – Liga Italia akan menyajikan duel seru antara Inter Milan versus Atalanta. Solidnya pertahanan Inter akan diuji tajamnya serangan Atalanta.

Baca juga : Lolos Babak 16 Besar Liga Champions, Atalanta Banjir Duit

Jelang Duel Inter Milan Vs Atalanta, Ujian Berat Untuk Kedua Tim

Pada laga lanjutan pekan ke-19 Liga Italia, Inter akan menjamu Atakanta di Giuseppe Meazza, Minggu (12/1/2020) dini hari WIB. Meski Inter masih bercokol di puncak klasemen, namun tak bisa menganggap enteng tim lawan yang kini duduk di posisi 5 klasemen Liga Italia.

Pertandingan ini jelas akan berjalan panas. Inter menjadi tim dengan pertahanan yang luar biasa, mereka mencatatkan kebobolan terbaik musim ini.

Atalanta Tim Paling Produktif

Sementara Atalanta adalah tim yang paling banyak mencetak gol di Seri A musim ini. Mereka menjadi tim paling produktif dalam 18 pertandingan. Pasukan Gian Piero Gasperini ini telah melesakkan 48 gol ke gawang lawan selama Liga Italia ini bergulir. Sementara Inter hanya mencetak 39 gol.

Hebatnya, 10 dari 48 gol itu dihasilkan dalam dua pertandingan terakhir. Atalanta mencatat kemenangan 5-0 secara beruntun masing-masing atas AC Milan dan Parma.

Sejauh ini, Luis Muriel jadi top scorer Atalanta dengan 10 gol. Gelandang Josip Ilicic juga tak kalah produktif dengan menghasilkan 9 gol. 

Inter Tim dengan Pertahanan Terbaik

Di sisi lain, Inter merupakan tim dengan pertahanan terbaik. Skuad asuhan Antonio Conte itu sejauh ini baru kebobolan 15 gol dari 18 pertandingan. Inter telah membukukan tujuh clean sheet di Liga Italia musim ini. Sang kiper, Samir Handanovic sendiri tercatat telah melakukan 49 kali penyelamatan dalam 18 kali penampilan atau 2,7 save per laga.

Seperti dikutip dari Football Italia, Conte mengatakan

“Untuk menang, Anda harus mencetak gol, dan harus menyerang dengan cara yang luar biasa. Tapi keseimbangan jadi penting, tentu saja.” 

“Masuk akal mencetak banyak gol dan kemudian kebobolan banyak juga. Saya tidak pernah melihat tim jadi juara dengan serangan selevel tim papan tengah.”

Be the first to comment

Leave a Reply