Empat Kesalahan Besar yang Dibuat Valverde di Barcelona

LigaBola1.com – Ernesto Valverde dipecat Barcelona di tengah bergulirnya musim 2019/2020. Dia memang berhasil membawa Barcelona tetap merajai Liga Spanyol, tapi itu saja tidak cukup buat Barca.

Baca juga : Valverde Dipecat, Ini yang Pertama dalam 17 Tahun Terakhir Bagi Barcelona

Empat Kesalahan Besar yang Dibuat Valverde di Barcelona

Setelah mengabdi 2,5 tahun, akhirnya karier pelatih Valverde di Barcelona tamat sudah. Pria 55 tahun itu resmi dipecat dan digantikan oleh Quique Setien.

Selama dua musim, Valverde mampu membawa Barcelona meraih empat trofi yakni dua gelar Liga Spanyol dan masing-masing satu trofi Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Artinya, selama dua musim Valverde mampu menjaga Blaugrana memuncaki klasemen Liga Spanyol.

Kalah di Liga Champions

Namun bagi Barcelona, menjadi raja di Liga Spanyol tidak lah cukup. Yang bikin Barca terguncang yakni saat Los Cules dipermalukan dua kali di Liga Champions.

Pada musim 2017/2018, Barcelona-nya Valverde secara mengejutkan disingkirkan AS Roma di perempat final Liga Champions. Mengejutkan karena Lionel Messi dkk sudah unggul 4-1 di leg pertama, lalu tiba-tiba tumbang 0-3 saat tandang di Olimpico.

Kekalahan itu menjadi momen traumatis buat Barcelona. Di semifinal musim berikutnya, Barcelona yang sudah unggul 3-0 atas Liverpool di leg pertama juga tersingkir setelah kalah 0-4 di Anfield.

Tropi Copa del Rey dan Piala Super Spanyol Lepas

Barcelona harus menelan pil pahit usai didepak Valencia di final Copa del Rey. Tak hanya itu, yang terbaru, Barca juga dipermalukan Atletico Madrid usai takluk 2-3 di semifinal Piala Super Spanyol.

Selalu Kalah Saat Laga Tandang

Hal lain yang membuat sebagian penggemar Barcelona frustrasi dengan Valverde adalah performa tandang musim ini. Barca mengalami kekalahan saat melakukan lawatan ke Athletic Bilbao, Granada, Levante, juga hanya bermain imbang di Osasuna, Real Sociedad, dan Espanyol.

Barcelona Telah Mempermalukan Valverde

Pemecatan yang dilakukan Barcelona ini menimbulkan polemik. Hal ini dinilai telah mempermalukan Valverde karena Barca diketahui telah mencari pengganti Valverde saat dia belum resmi dipecat.

Barcelona diketahui telah menghubungi dua mantan penggawanya yakni Xavi Hernandez dan Ronald Koeman untuk mengisi posisi Valverde. Namun kedua menolak bujukan Barcelona itu.

Manajemen Los Cules juga dipertanyakan keputusannya, karena malah membiarkan Valverde bertahan lebih lama meski sudah merasa jika tim berjalan stagnan. Diyakini, momen paling pas untuk memecatnya adalah pada akhir musim lalu, selepas Barcelona dipermalukan di Anfield dan kehilangan titel Copa del Rey.

Be the first to comment

Leave a Reply