Quequi Setien Datang Barcelona Ambyar ?

LigaBola1.com – Quique Setien sebagai pelatih baru Barcelona sudah melakoni dua kali pertandingan. Dan hasilnya cukup bagus, Barca mampu meraih kemenangan. Namun, apakah performa Barcelona sudah ok atau malah ambyar dipegang Setien ?

Baca juga : Mengulik Siapa Quique Setien Pelatih Baru Barcelona

Quequi Setien Datang Barcelona Ambyar ?

Quequi Setien memulai debutnya sebagai pelatih Barcelona saat menjamu Granada di Camp Nou pada Senin (20/1/2020). Barcelona mampu menundukkan tim tamu berkat gol semata wayang Lionel Messi di menit ke-76.

Laga kedua bagi Setien yakni saat Barcelona melawat ke markas Ibiza sebuah tim dari Segunda B (divisi tiga). Permainan Ibiza yang solid membuat Barca kerepotan. Meski menang 2-1, mereka harus susah payah untuk menaklukkan tuan rumah. Di laga ini Antoine Griezmann mencetak 2 gol yakni di menit ke-72 dan 90+2.

Meraih hasil positif dalam dua kali laga secara beruntun, Setien dinilai masih punya banyak PR. Apalagi, sebelumnya Barcelona telah mengalami kekalahan yang memalukan dari Atletico Madrid di ajang Supercopa de Espana (Piala Super Spanyol).

Penampilan Barcelona Ambyar 

Pada laga melawan Granada, Barcelona berhasil mendapat penguasaan bola sebesar 80 persen. Begitu juga saat kontra Ibiza, mereka juga tampil dominan.

Di sisi lain, Barcelona tampil buruk di babak pertama. Sebab, di tengah kesuksesan mendominasi penguasaan bola, Barcelona tidak melepaskan satu pun tendangan ke arah gawang Ibiza. Barcelona hanya melepas tiga tendangan on target di laga itu.

Jurnalis Marca, Luis F. Rojo mengatakan,

“Ibiza lebih baik dalam hal intensitas dan permainan. Pasukan Quique Setien beruntung tidak tertinggal 2-0 sebelum jeda babak pertama.”

“Benar mereka mendominasi penguasaan bola lagi dengan jumlah operan yang tinggi, tetapi angka-angka itu tidak berubah menjadi peluang.” 

“Mereka tidak menggerakkan bola dengan cukup cepat. Dua, tiga, empat sentuhan. Ini bukan bagaimana Anda menghancurkan lawan. Barcelona ambyar ketika mereka sampai di tepi area penalti.”

Barcelona Masih Mengandalkan Kualitas Individu

Masih menurut Luis F. Rojo, Barcelona keok saat tanding dengan lawan yang mengandalkan permainan kolektif. Mereka dianggap tak mampu menciptakan situasi yang mengancam. Kalau sudah begini, mau tak mau Blaugrana harus kembali ke konsep lama yakni mengandalkan kualitas individu pemain.

Dalam dua kali laga tersebut, saat melawan Granada Barcelona diselamatkan oleh Messi, sementara di laga kedua saat melawan Ibiza mereka diselamatkan Griezmann. Luis F. Rojo kembali mengungkapkan,

“Pertandingan ditentukan oleh kualitas individu dan bukan permainan. [Lawan Ibiza] Dua umpan luar biasa dari De Jong dan Jordi Alba memungkinkan Griezmann untuk menyelesaikan dengan berkelas.”

“Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan Quique Setien. Dari apa yang kami lihat dalam dua pertandingan terakhir ini, penguasaan bola harus menghasilkan lebih banyak peluang. Dengan bergerak lebih cepat dan melewati lebih langsung, seperti yang dilakukan De Jong dan Alba saat lawan Ibiza.” 

Akhir pekan nanti atau tepatnya Sabtu (25/1/2020) Barcelona akan menghadapi tim tangguh Valencia di laga lanjutan LaLiga Spanyol.

Be the first to comment

Leave a Reply