Keputusan Klopp Menurunkan Pemain Muda di Laga Replay Piala FA Dikecam bos Accrington Stanley

LigaBola1.com – Laga replay Piala FA antara Liverpool melawan Shrewsbury Town, Jurgen Klopp memutuskan untuk menurunkan tim Liverpool U-23. Atas keputusan Klopp tersebut, bos Accrington Stanley, Andy Holt mengecamnya. FA pun didesak agar menghukum Liverpool.

Baca juga : Liverpool Turunkan Pemain Muda di Laga Replay Piala FA Vs Shrewsbury Town

Keputusan Klopp Menurunkan Pemain Muda di Laga Replay Piala FA Dikecam bos Accrington Stanley

Usai ditahan imbang 2-2 oleh Shrewsburry Town, Liverpool dipaksa menjalani laga ulang di babak keempat Piala FA. Pertandingan replay yang dijadwalkan pada 4 Februari 2020 itu bertepatan dengan jeda musim dingin yang jatuh 2-16 Februari.

Pada jeda musim dingin itu, semua pemain senior sedang libur. Tak mau jatah libur pasukannya terpotong 3 hari, Klopp pun memutuskan untuk menurunkan pemain muda U-23 Liverpool saat laga replay tersebut. 

Begitu juga dengan pelatih, Klopp beserta staf kepelatihan Liverpool juga sedang libur. Itulah kenapa dia menunjuk Neil Crithcley untuk memimpin laga tersebut, seperti saat menghadapi Aston Villa di Piala Liga Inggris.

Keputusan Klopp ini menuai kecaman. Bos Accrington Stanley, Andy Holt menilai keputusan Klopp ini sudah keterlaluan. Holt berpendapat jika pihak FA sudah seharusnya menghukum Liverpool.

Seperti dikutip dari Sky Sports, Holt menulis di akun Twitternya

“Juergen, LFC Anda mempermalukan diri sendiri. Anda menodai reputasi Anda. Pikirkan kembali di mana Anda berjalan dari sini.” 

“Anda membunuh Piala FA. Ada tuntutan untuk membunuh Piala Liga Inggris. Anda membunuh kami. Ini adalah pertarungan yang harus dimenangi FA atau kompetisi andalannya sepenuhnya dirusak.”

“Ini adalah pertarungan yang harus EFL (Liga Inggris) menangi, atau mereka tutup toko saja. LFC perlu dikecam dan didenda besar. Ini bukan sepakbola mereka. Ini sepakbola kami.”

“Jalan yang kami lalui, selalu kalah dari keserakahan Premier League, harus dihentikan. Mungkin pemerintah atau suporter yang harus berjuang untuk kami pada akhirnya. Dengan tidak adanya FA dan EFL yang kuat, mungkin tidak ada pilihan lain.”

“Ada stadion dijual, klub saling menuntut, gaji yang tidak dibayar, klub bangkrut setelah tersingkir. Berapa banyak bukti lagi yang dibutuhkan agar FA dan EFL melihat ini sudah terlalu jauh? SEPAKBOLA KESULITAN. Bertindaklah untuk piramida kami atau pergi.”

Be the first to comment

Leave a Reply