Unai Emery : Arsenal Terpuruk Lantaran Kehilangan Empat Kapten dan Sikap Buruk Beberapa Pemain !

LigaBola1.com – Unai Emery didepak dari Arsenal pada November 2019 lalu. Namun sepertinya, di hatinya masih tersimpan rasa pahit. Dia menilai Arsenal terpuruk lantaran kehilangan empat kapten dan sikap beberapa pemain yang buruk. Hal inilah yang membuat dirinya harus kehilangan pekerjaan.

Baca juga : Unai Emery : Pendukung Arsenal yang Bikin Saya Dipecat !

Unai Emery : Arsenal Terpuruk Lantaran Kehilangan Empat Kapten dan Sikap Buruk Beberapa Pemain !

Emery dipecat karena dirinya harus bertanggung jawab atas buruknya performa The Gunners di musim ini. Sebelum dipecat, Emery telah mengalami tujuh kali kekalahan secara beruntun di semua kompetisi. Dan yang bikin managemen dan pendukung Arsenal gregetan sekaligus habis kesabaran yakni saat kalah dari Eintracht Frankfurt di ajang Liga Europe.

Pasca kepergiannya, pos kepelatihan The Gunners diisi oleh assistennya yakni Freddie Ljungberg untuk sementara. Dan pada Desember 2019, akhirnya managemen resmi merekrut Mikel Arteta yang merupakan assisten Pep Guardiola di Manchester City untuk menjadi pelatih Arsenal.

Kehilangan Empat Kapten

Namun Emery membantah jika dirinya-lah yang jadi biang kerok merosotnya penampilan Arsenal. Dia menganggap jika pasukannya berantakan lantaran ditinggal oleh beberapa sosok penting. Tak hanya itu, dia juga menilai beberapa pemain yang tak mempunyai sikap baik malah memperparah kondisi Arsenal saat itu.

Kepada France Football, Emery membela tudingan yang diarahkan kepadanya itu.

“Kami kehilangan empat kapten: [Laurent] Koscielny, [Petr] Cech, [Aaron] Ramsey dan [Nacho] Monreal. Merekalah kepribadian yang kami tidak punya pada musim ini agar tetap berada di lajur yang tepat.” 

“Beberapa pemain tidak memiliki sikap yang baik serta meminta lebih dari apa yang mereka berikan kembali. Mempertimbangkan semua itu, kami membutuhkan waktu untuk bisa sukses dengan transisi ke sebuah Arsenal yang baru.” 

Emery Punya Jasa Pada Arsenal

Emery juga merasa bahwa bagaimana pun juga dirinya punya jasa besar mengangkat Arsenal dari lubang keterpurukan. Dia mengaku jika saat dirinya datang ke Emirates Stadium, kondisi The Gunners sedang di ambang keterpurukan.

“Arsenal adalah sebuah klub yang terpuruk dalam dua tahun sebelum saya datang. Kami menghentikan kejatuhan itu dan bahkan mulai membangun klub dengan final Liga Europa serta posisi ke-5 di liga.” 

“Hanya tertinggal satu poin dari Tottenham, terlepas dari fakta bahwa kami hanya meraih satu poin dari lima laga terakhir. Liga Champions sudah ada di genggaman kami, dan semua berjalan dengan buruk di akhir.” 

Be the first to comment

Leave a Reply