‘Sosok’ Inilah yang Mengendalikan AC Milan dari Balik Layar

LigaBola1.com – Massimiliano Mirabelli mengetahui bahwa ada ‘sosok’ yang memegang kendali klub saat dirinya masih menjabat sebagai direktur AC Milan. Namun sayangnya, dia tidak menyebutkan secara terang siapa sosok tersebut.

Baca juga : Laga AC Milan Vs Juventus Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak, 70 Ribu Tiket Ludes Terjual

‘Sosok’ Inilah yang Mengendalikan AC Milan dari Balik Layar

Mirabelli sempat menjabat sebagai direktur sepak bola AC Milan selama 1 tahun lebih. Namun, dia terpaksa harus angkat kaki dari San Siro saat kepemilikan AC Milan berpindah tangan dari Yonghong Li ke Elliott Management.

AC Milan yang saat itu sedang terpuruk, tumbuh harapan baru saat Mirabelli datang. Apalagi, Milan akhirnya berani merekrut Leonardo Bonucci dari Juventus, yang notabene punya banderol yang tak murah.

Namun sayang, hampir semua pemain hasil perekrutan Mitabelli tak memberikan dampak positif di lapangan. Milan pun harus gigit jari karena tak bisa mencapai target untuk finish di empat besar Liga Italia selama dua musim.

Akibatnya, klub harus menanggung utang yang menggunung ke Elliott Management. Mereka harus berhutang 300 juta Euro (Rp 4,48 triliun) untuk memulai membangun AC Milan waktu itu. Ujungnya bisa ditebak, kepemilikan klub pun beralih dari Yonghong Li ke Elliott Management.

‘Sosok” Rahasia

Kepada Calciotoday.it, Mirabelli mengungkapkan bahwa ada sosok yang mengontrol Milan dari balik layar pada waktu itu. Namun dirinya tidak menyebutkan secara terbuka siapa sosok tersebut.

“Saat saya di sana, kami tahu siapa yang mengontrol. Tidak ada yang membingungkan dan hasilnya ada. Kami berhasil masuk ke Liga Europa.” 

“Kami nyaris bermain di Liga Champions, dan berhasil mencapai final Coppa Italia melawan Juventus. Yang disesalkan adalah kami tidak punya waktu, tapi saya harap direktur saat ini melanjutkan apa yang saya mulai.” 

Ibrahimovic Tak Boleh Pikul Beban Sendiri

Pada Januari lalu, AC Milan berhasil memulangkan secara gratis Zlatan Ibrahimovic dari klub Amerika Serikat, LA Galaxy. Banyak yang menyanksikan keputusan itu, mengingat pemain asal Swedia itu sudah uzur.

Namun fakta di lapangan seakan membungkam kekhawatiran itu. Buktinya, AC Milan kini menduduki peringkat 8 Serie A Italia.

“Sudah tidak perlu diragukan lagi kalau Ibra memberikan sesuatu yang penting, bahkan kepada anak-anak muda yang melihatnya mungkin hanya dari stiker album.” 

“Namun, saya tidak suka kalau itu hanya jadi momen sementara. Bebannya tidak boleh diserahkan ke pundak seorang pria berusia 38 tahun, walaupun dia adalah sosok juara.”

Be the first to comment

Leave a Reply