Ini Kesalahan Barcelona yang Bikin Mereka Keok di Kandang Madrid

LigaBola1.com – Pelatih Barcelona, Quique Setien mengakui bahwa Barcelona kesulitan mengatasi tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Real Madrid. Dengan sederet kesalahan, Barca akhirnya mengakui keunggulan Madrid 0-2 di Santiago Bernabeu, Senin (2/3/2020) dini hari WIB.

Baca juga : Pertama Dalam 4 Tahun, Akhirnya Madrid Pecundangi Barcelona 2-0

Ini Kesalahan Barcelona yang Bikin Mereka Keok di Kandang Madrid

Seperti biasanya duel El Clasico berlangsung sengit. Di laga kali ini, Barcelona sebenarnya unggul dalam penguasaan bola yakni sebesar 55,9 persen, sementara sang tuan rumah Madrid kalah dengan jumlah persentase hanya mencapai 44,1 persen.

Namun akibat dari kesalahan-kesalahan yang dibuat Barca sendiri, mereka harus bertekuk lutut di kandang Madrid. Babak pertama tuntas tanpa gol, sementara dua gol Madrid yang dicetak di babak kedua dilesakkan oleh Vinicius Junior dan Mariano Diaz.

Momentum

Seperti dikutip dari Marca, Setien mengakui jika kekalahan Barcelona datang karena kesalahan sendiri. Pelatih 61 tahun itu menilai jika skuad Barca telah gagal memanfaatkan momentum yang mengganggu kepercayaan diri tim. 

“Kami masuk dalam pusaran kesalahan sendiri dan itu membiarkan mereka bangkit serta membuat kami kehilangan rasa percaya diri.”

“Kami memang berhasil mengontrol bola, tapi ada fase-fase berbeda dalam pertandingan dan biasanya Anda bergantung pada fase itu. Jika mereka mendapatkannya dan bisa mencetak gol, itulah kunci pertandingan ini.”

Tertekan

Tak hanya melakukan kesalahan itu, menurut Setien, Barcelona juga sulit untuk mengembangkan permainan karena tekanan intens yang diterapkan Madrid sejak awal pertandingan. Akibatnya, pasukannya tak bisa bertahan melawan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Madrid.

“Terkadang Anda gagal dan itu wajar. Mereka benar-benar memeras kami dan menekan kami. Kami mencoba mengalirkan bola dengan lebih cepat untuk menghindari tekanan, tapi tidak mudah melawan pemain-pemain seperti itu.”

“Mungkin itulah karakteristik tim kami. Tidak mudah menyerang dan bertahan di saat yang sama.”

Be the first to comment

Leave a Reply