Pasca Jeda Musim Dingin, Liverpool Tak Segarang Dulu Terseok-Seok Dalam Empat Laga Terakhir

Inilah Kandidat Peraih Sepatu Emas, Assist Terbanyak dan Sarung Tangan Emas Liga Premier 2019/20

LigaBola1.com – Entah apa yang merasuki Liverpool, pasca jeda musim dingin mereka tak lagi segarang dulu. Rabu (4/3/2020) dini hari WIB, pasukan Jurgen Klopp bisa kalah dengan mudah dari Chelsea 0-2. Jika lebih diperhatikan, Liverpool telah menelan kekalahan sebanyak tiga kali dalam empat pertandingan terakhir. Pasca libur, mereka malah keok tak berdaya!

Baca juga : Rekor Invincible Liverpool Kandas di Markas Watford

Pasca Jeda Musim Dingin, Liverpool Tak Segarang Dulu Terseok-Seok Dalam Empat Laga Terakhir

Stamford Bridge menjadi saksi bagaimana skuad Frank Lampard mengambyarkan mimpi Liverpool meraih ‘Treble Winners’ di musim ini. Dengan kekalahan 2-0 ini, Liverpool secara mengejutkan harus tersingkir dari Piala FA. Kini The Reds hanya berpeluang meraih gelar juara di Premier League dan Liga Champions.

Untuk Premier League, mungkin saat ini tak ada hambatan berarti karena Liverpool sebagai pemuncak klasemen mempunyai jumlah poin yang jauh meninggalkan rivalnya. Dengan Manchester City yang berada di peringkat dua, selisih poinnya mencapai 22 poin. Meski rekor invincible Liverpool harus kandas di kandang Watford (kalah 0-3), namun gelar juara Premier League mungkin masih aman saat ini.

Liverpool harus meningkatkan kewaspadaan jika mereka masih ingin memboyong Piala Liga Champions musim ini. Kekalahan 0-1 pada leg pertama di babak 16 besar melawan Atletico Madrid, harus segera dievaluasi. Mereka harus segera bangkit untuk memperbaiki performa.

Berikut ini Liverpool Echo, menganalisa apa yang menjadi biang kerok penampilan buruk The Reds dalam empat laga terakhir.

Buruknya Lini Pertahanan

Liverpool sudah kebobolan 8 gol dalam empat pertandingan terakhir. Ini artinya, lini pertahanan The Reds sedang bermasalah. Ironisnya, mereka kalah telak dari Watford yang notabene merupakan tim papan bawah di Premier League. Mereka kebobolan 3 gol tanpa balas di laga ini. Memalukan!

Pasca pertandingan itu, Dejan Lovren pun menjadi bulan-bulanan kekesalan fans Liverpool. Kinerja buruk bek Liverpool itu dianggap menjadi biang kerok kekalahan telak The Reds. Saat menghadapi Chelsea, Lovren pun dibangkucadangkan. Namun kenyataannya Liverpool tetap saja kalah di laga ini.

Lini Tengah Ambyar

Bukan hanya lini belakang yang bermasalah. Liverpool Echo juga menilai, buruknya kinerja lini belakang juga tak lepas dari penampilan lini tengah yang ambyar. Barisan tengah pasukan Jurgen Klopp sama sekali tak kreatif sehingga saat duel memperebutkan bola mereka sering kalah.

Kepada Mirror, Legenda Liverpool, Jamie Carragher pun menyoroti penampilan buruk lini tengah Liverpool.

“Itu malam yang frustasi buat Liverpool. Mereka tidak menciptakan peluang apa pun dan tidak ada kreativitas di lini tengah. Itu selalu jadi masalah.”

Tumpul di Depan

Trio Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Roberto Firmino seperti tak bertaji di empat laga terakhir. Banyak yang terheran-heran dengan performa tiga striker andalan Liverpool ini. Mereka seperti kebingungan saat membongkar pertahanan musuh.

Tentu, pertandingan yang paling disorot yakni saat melawan Watford. Bagaimana bisa mereka bertiga tak bisa membobol gawang tim gurem di Premier League itu? 

Kurang Energi

Dalam empat laga terakhir, Liverpool hanya menjadi bulan-bulanan lawan. Mereka seperti tak memiliki tenaga dan energi untuk menyerang lawan. 

Kondisi tersebut sangat bertolak belakang dengan penampilan Liverpool sebelum jeda musim dingin Premier League. Pasukan Jurgen Klopp biasanya penuh energi, hingga dalam beberapa kesempatan bisa meraih kemenangan dengan cara-cara sulit.

1 Trackback / Pingback

  1. Billy Gilmour Tampil Gemilang di Laga Versus Liverpool, Banjir Pujian! - Liga Bola 1

Leave a Reply