Bos UEFA : Manchester City Adalah Aset Bagi UEFA!

LigaBola1.com – Baru-baru ini Bos UEFA, Aleksander Ceferin mengeluarkan pernyataan yang mengundang tanda tanya di tengah publik. Dia mengatakan kalau Manchester City adalah aset bagi UEFA. Padahal siapa yang tidak tahu jika saat ini Man City tengah di hukum berat sama UEFA. Apa maksudnya ngomong gitu, coba?

Baca juga : Merasa Dipermainkan UEFA, Petinggi Man City Buka Suara

Bos UEFA : Manchester City Adalah Aset Bagi UEFA!

UEFA telah memutuskan jika Man City terbukti bersalah karena melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). The Citizens pun dilarang tampil di liga Champions dan kompetisi turunannya selama 2 tahun. Tak hanya itu skuad asuhan Pep Guardiola itu juga dikenakan denda 30 juta Poundsterling.

Karena Man City merasa tak bersalah, mereka pun mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Jika banding ini diterima maka City bisa ikut berpartisipasi lagi di ajang Liga Champions.

Namun hingga saat ini Man city belum menerima jawaban resmi terkait ajuan banding tersebut. Jika hal ini terus berlarut-larut, bukan tak mungkin mimpi City untuk bermain di kancah kompetisi Eropa benar-benar ambyar, meski mereka berhasil finish di empat besar Premier League.

Man City Aset UEFA?

Seperti dikutip dari Sky Sports News, baru-baru ini Ceferin bertemu dengan awak media untuk pertama kalinya sejak menjatuhkan hukuman berat buat Man City. Saat itu, dirinya menyebut jika Man City adalah aset UEFA. Apa maksud perkataan dari Bos UEFA itu?

“Mengenai klub lain, mereka adalah aset kami. Saya menghormati mereka. Saya tidak ingin berkata, sekarang kami tidak menyukai Manchester City.”

“Kami menyukai mereka, mereka adalah klub kami. Namun proses ini adalah hal berbeda yang di mana saya tak ingin ikut terlibat.”

UEFA Tak Melawan Siapapun

Ceferin juga menegaskan jika dirinya tidak bisa berkomentar mengenai hukuman Man City. Dia mempunyai dua alasan logis kenapa bisa begitu.

“Alasan pertama adalah karena saya tidak tahu apapun soal itu dan yang kedua adalah, tidak benar bagi seorang presiden untuk mengomentari kasis yang diurus oleh bagian yang independen. Jadi, pastinya mustahil untuk berkata lebih banyak.”

“Kami tidak melawan siapapun. Kami secara profesional membela posisi kami. Saya tidak suka kalau kami hanya bicara mengenai Manchester City saja. Kami menghukum lima sampai 10 klub permusim. Ini adalah prosedur reguler.”

Be the first to comment

Leave a Reply