Daftar Kesalahan Jose Mourinho di Tottenham Hotspur

LigaBola1.com – Tottenham Hotspur menorehkan catatan buruk sebelum Premier League dihentikan sementara akibat pandemi virus corona. Ada beberapa kesalahan yang dibuat Jose Mourinho yang membuat Spurs tampil mengecewakan.

Baca juga : Tottenham Ambyar di Liga Champions, Apa Kata Mourinho?

Daftar Kesalahan Jose Mourinho di Tottenham Hotspur

Spurs secara menyakitkan harus terdepak dari Liga Champions setelah dihajar habis RB Leipzig dengan agregat 4-0 pada babak 16 besar. Laju Spurs di Piala FA juga harus terhenti setelah kalah dalam adu penalti dari Norwich City.

Hingga pekan ke-29, Spurs hanya bercokol di peringkat 8 klasemen sementara Premier League. Ambisinya untuk bisa lolos finis keempat besar sehingga bisa mengambil jatah ke Liga Champions musim depan semakin berat untuk diwujudkan.

Dalam 10 pertandingan terakhir, Spurs menelan kekalahan 5 kali, bermain imbang 2 kali dan menang hanya 3 kali. Squawka mencatat jika ada beberapa kesalahan yang dilakukan Jose Mourinho selaku manager tim secara langsung atau tidak langsung bikin ngedrop penampilan The Lilywhites.

Yang pertama, Mourinho kerap kali ribut dengan pemain. Bahkan dirinya sampai dijuluki pelatih yang suka berantem dengan pemainnya. Beberapa waktu lalu, Mourinho diketahui selalu menyindir Tanguy Ndombele. Menurutnya, pemain yang baru direkrut dari Lyon itu tak menunjukkan performa yang sepadan dengan harganya yang mahal. Spurs harus menebus Ndombele seharga 62 juta poundsterling (Rp 1,2 triliun).

Mourinho adalah pelatih yang suka menyalahkan pemain. Saat Mourinho masih melatih Chelsea, beberapa kali dirinya mengkritik Romelu Lukaku yang dianggapnya bermain kurang bagus. Namun lihatnya sekarang, saat Lukaku bergabung ke Manchester United lalu kemudian pindah ke Inter Milan, Lukaku menjelma menjadi mesin gol untuk timnya. Pun demikian saat Mourinho berkarier di MU, dia kerap mengkambinghitamkan Luke Shaw.

Kesalahan kedua Mourinho adalah memainkan Dele Alli pada posisi yang tidak semestinya. Pertama kali Mourinho datang, Alli bisa mencetak empat gol dalam empat pertandingan. Namun setelah itu, dia melempem tak bertaji.

Saat Harry Kane dan Son Heung-Min cedera, Mourinho menempatkan Alli untuk jadi ujung tombak dimana posisi ini bukanlah posisi asli Alli yang biasa ditempatkan di belakang striker.

Ketiga, terkait dengan kiper. Seperti diketahui, Spurs punya 3 orang kiper yakni Hugo Lloris, Paulo Gazzaniga, dan Michel Vorm. Saat kiper utama Hugo Lloris cedera, Paulo Gazzaniga tampil cemerlang menggantikannya. Namun kenapa saat melakoni laga penting yakni babak kelima Piala FA dia malah menurunkan Michel Vorm? Kiper veteran ini sudah tidak dimainkan selama 18 bulan di pertandingan penting. Hasilnya, Spurs kalah!

Keempat adalah tidak memberi Troy Parrott kesempatan yang tepat…. Bahkan Mourinho sendiri telah menyesali fakta ini. Dia mencoba Lucas Moura dan Alli dalam peran itu, berharap ada yang berhasil. Apa yang belum dilakukannya adalah memainkan Troy Parrott.

Terakhir, Mourinho tidak mampu memainkan versi paling mendasar dari gaya sepakbolanya. Itu adalah kesalahan terbesarnya…

Be the first to comment

Leave a Reply