Selama Serie A Dihentikan, Gaji Pemain Akan Dipotong?

napoli vs juventus

LigaBola1.com – Pandemi virus corona bikin porak poranda sejumlah jadwal pertandingan bola di dunia. Pun demikian dengan Serie A juga terhenti sementara. Oleh karenanya, muncul opsi pemotongan gaji para pemain demi keberlangsungan klub.

Baca juga : Serie A Diundur Hingga 3 Mei Sementara Euro 2020 Gagal Digelar

Selama Serie A Dihentikan, Gaji Pemain Akan Dipotong?

Italia menjadi negara kedua terparah setelah China akibat virus Covid-19. Per Kamis (19/3/20) jumlah total kasus infeksi mencapai 41.035 orang, sebanyak 3.405 orang meninggal dan 4.440 pasien dinyatakan sembuh sepenuhnya.

Itulah sebabnya kompetisi Serie A pun dihentikan sementara hingga 3 April mendatang. Namun melihat kondisi saat ini yang tiap hari kasus infeksi mengalami peningkatan, bisa jadi penundaan itu bakal berlangsung lebih lama lagi.

Hal ini tentu saja membawa dampak buruk terutama bagi pemain dan klub. Dengan berhentinya kompetisi, tentunya roda perekonomian juga turut terganggu. Klub tidak mendapat pemasukan dari hak siar televisi, tiket pertandingan, dan juga penjualan merchandise.

Pemasukan yang macet akan berimbas kepada pengetatan pengeluaran, khususnya gaji pemain. Serie A termasuk tiga besar kompetisi dengan gaji tertinggi di Eropa. Kabarnya klub-klub Serie A sudah meminta kepada Federasi Sepakbola Italia (FIGC) untuk meminta keringanan memotong maksimal 30 persen gaji para pemainnya.

Kepada Radio 24, Presiden FIGC, Gabriele Gravina mengatakan jika FIGC akan lebih dulu berunding dengan asosiasi pemain dan juga Serie A mengenai pemotongan gaji pemain itu.

“Bukan hal tabu jika bicara soal pemotongan gaji. Kita semua harus paham bahwa kondisi darurat ini berlaku untuk semua orang dan kita pun harus mampu untuk berubah. Kami meminta mereka untuk menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar.”

Terkait hal tersebut, Damiano Tommasi selaku Presiden Asosiasi Pemain sepakat dengan ide tersebut. Menurutnya hal ini ditempuh demi kebaikan klub serta kompetisi.

“Kami semua punya kepentingan untuk bisa menjaga keseimbangan ekonomi dan untuk alasan ini, kami semua harus mengevaluasi berbagai aspek saat ini. Berkurangnya pemasukan, penundaan kompetisi, pembatalan event, kontribusi pemerintah, bantuan federal, bantuan dari institusi internasional. Semua elemen itu akan mempengaruhi para pemain.”

Untuk diketahui, Serie A termasuk tiga besar kompetisi dengan gaji tertinggi di Eropa, salah satunya Juventus. Klub asal Turin itu menyumbangkan banyak pemainnya masuk di jajaran 10 besar pemain bergaji besar di Italia.

Dan Cristiano Ronaldo di posisi teratas dengan gaji sekitar 30 juta euro (Rp 513 miliar) per musimnya. Jika opsi itu disetujui maka gaji Ronaldo akan terpotong sekitar total 9 juta euro (Rp 154 miliar) di musim ini.

Be the first to comment

Leave a Reply