Fans Tottenham Berang, Managemen Dianggap Tak Adil

LigaBola1.com – Pandemi virus mematikan membuat semua liga terhenti. Imbasnya, masalah finansial klub di depan mata. Tapi apa yang dilakukan managemen Tottenham Hotspur bikin fans berang. Mereka menilai jika klub sudah bertindak tidak adil.

Baca juga : Harry Kane akan Pergi Jika Tottenham Tidak Kompeten

Fans Tottenham Berang, Managemen Dianggap Tak Adil

Akibat dari dihentikannya semua pertandingan, otomatis membuat klub tak punya pemasukan lagi seperti hak siar televisi, kunjungan ke museum, penjualan tiket dan penjualan merchandise.

Klub harus memutar otak agar tak banyak pengeluaran di masa sulit ini. Salah satu yang dilakukan adalah memotong gaji pemain yang nota bene menjadi pengeluaran terbesar klub. Tak tanggung-tanggung, mereka memotong gaji pemain hingga 70 persen.

Namun sayang kebijakan klub itu tak diikuti Tottenham. Baru-baru ini sebanyak 550 anggota staf diharuskan menanggung beban terbesar dari dampak finansial ini. Dari 550 orang staf itu, diantaranya telah diberhentikan dan managemen memaksa untuk memotong gaji mereka sebesar 20 persen. Namun sebaliknya, para pemain dan direktur yang gajinya selangit malah tidak tersentuh.

Para pendukung Spurs yang tergabung dalam The Tottenham Hotspur Supporters Trust (THST) pun berang akan kebijakan klub yang dinilai sangat tidak adil itu.

Seperti dilansir dari Sky Sports, para fan itu mendesak agar para pemain dan direktur memberikan kontribusi sukarela demi keberlangsungan klub. Para pendukung sangat menyayangkan, klub yang dianggap sangat kaya malah memotong gaji staf dan meminta bantuan pemerintah.

Namun sebaliknya, klub malah mempertahankan gaji penuh kepada individu-individu yang bergaji sangat tinggi. Hal ini jelas membuat reputasi klub sebagai salah satu klub kaya di Premier League menjadi sorotan.

Kemarahan para pendukung ini juga terpicu dari laporan Bos Tottenham, Daniel Levy yang menyebutkan jika pada musim 2018/19 lalu, klub telah memberi bonus kepada para pemain sebesar 3-4 juta poundsterling (Rp 60-80 miliar).

Saat ini Tottenham dalam perebutan finish di empat besar klasemen Liga Inggris. Dalam laporannya, sejauh ini Tottenham telah membukukan laba sebesar 87 juta poundsterling (Rp 1,7 triliun) belum kena pajak. Pendapatan mereka pun naik sebesar 80 juta poundsterling (Rp 1,6 triliun) jadi jika ditotal Spurs telah mengantongi 461 juta poundsterling (Rp 9,4 triliun).

Be the first to comment

Leave a Reply