Barcelona Bisa Game Over Jika Kisruh Internal Dibiarkan

Barcelona Tidak Terbukti Melakukan Tindakan Kotor

LigaBola1.com – Kandidat Presiden Barcelona, Victor Font menilai jika kisruh internal yang terjadi di tubuh Blaugrana dibiarkan dan tidak segera diselesaikan maka Barcelona bisa game over. Dia memberi peringatan keras pada Presiden El Barca saat ini Josep Maria Bartomeu.

Baca juga : Barcelona Tak Akan Bangkrut Meski Kompetisi Ditunda Hingga Juni

Barcelona Bisa Game Over Jika Kisruh Internal Dibiarkan

Di bawah kepemimpinan Bartomeu, managemen Barcelona banyak disorot. Kebobrokan Bartomeu sebagai pucuk pimpinan salah satu klub bola raksasa di Spanyol itu satu per satu terungkap. Di awal tahun, Bartomeu terbukti bekerjasama dengan perusahaan konsultan komunikasi ‘I3 Ventures’ untuk menjaga citra diri dan klub di media sosial.

Saat pandemi virus corona mewabah, bos Barcelona itu dikecam pihak internal klub setelah memutuskan memotong gaji pemain sebesar 70 persen. Bukan besaran potongan yang dipermasalahkan namun cara managemen melakukan yakni dengan cara pemaksaan.

Puncaknya pada pekan lalu, dimana 6 direksi Barcelona mengundurkan diri secara bersamaan. Mereka adalah wakil presiden Emili Rousand, Enrique Tombas, Silvio Elias, Maria Teixidor, Josep Pont, dan Jordi Clasamiglia. Mereka memilih mundur karena kecewa dengan apa yang dilakukan Bartomeu.

Font pun mengirim surat terbuka yang dia tujukan pada Bartomeu. Dilansir dari Marca, Font menulis

“Barcelona kini sedang menuju badai besar. Mereka harus meregenerasi pemain, membangun dan membiayai Espai Barca (program pembangunan fasilitas olahraga Barcelona). Mereka juga harus bersaing melawan klub lain dengan sumber daya keuangan yang hampir tidak terbatas. Barcelona harus melakukan itu sambil menjaga kondisi internal klub dan mempertahankan sisi kompetitif mereka di lapangan.”

Font juga menegaskan Barcelona harus memiliki langkah kongkret untuk segera menyelesaikan masalah internal klub. Jika tidak, mereka akan berada di ambang kebangkrutan. 

Font menjelaskan lebih lanjut, “Ini bukan masalah yang baru saja terjadi. Kami telah menjalani hukuman akibat kasus transfer Neymar, juga ketidaksepahaman yang dibuat direksi, pemain eksekutif klub dan kasus skandal media sosial.”

“Belum lagi masalah kebijakan di bidang olahraga yang tidak pasti, pengunduran diri dewan direksi dan penurunan pendapatan yang signifikan karena pandemi. Dampaknya adalah bahaya kebangkrutan ekonomi dan keburukan moral akan menghampiri klub ini, game over,” imbuhnya.

1 Trackback / Pingback

  1. Jika Laporta Kembali Jadi Presiden Barcelona, Dia akan Bawa Pulang Guardiola! -

Leave a Reply