Loris Karius Masih Ingin Jadi Kiper Liverpool

LigaBola1.com – Loris Karius mengungkapkan keinginannya bisa dipercaya kembali untuk menjaga gawang Liverpool. Kiper The Reds yang dipinjamkan ke klub Besiktas Turki itu bertekad untuk kembali ke Inggris musim depan.

Baca juga : Pemain-Pemain yang Sukses Jadi Kiper Dadakan

Loris Karius Masih Ingin Jadi Kiper Liverpool

Publik Liverpool dibuat kecewa dengan blunder yang dilakukan Loris Karius yang berujung fatal di partai final Liga Champions 2017/18 melawan Real Madrid. The Reds pun kalah dari Los Blancos. Setelah insiden itu, Liverpool pun meminjamkannya ke klub asal Turki Besiktas pada 2018 lalu.

Akibat kejadian itu, banyak pihak yang menyakini jika Karius tak akan menginjakkan kaki lagi ke Anfield Stadium. Apalagi kini, The Reds sudah punya kiper tangguh, Alisson Becker.

Kepada Bild, Karius mengungkapkan jika kontraknya bersama Liverpool akan habis pada 2022 mendatang. Meski kini dirinya berada di Turki, namun dia masih menjalin komunikasi dengan para staf pelatih Liverpool termasuk Jurgen Klopp.

Dia berkata, “Kontrak saya hingga 2022. Saya juga terus bertukar pesan dengan pelatih kiper Joh Achterberg hampir setiap minggu. Demikian juga dengan Jurgen Klopp. Saya masih menjalin kontak dengan semua, saya belum dilupakan.’

Karius menegaskan jika saat ini dirinya harus fokus ke Besiktas dan memberikan yang terbaik untuk klub ini. Saat ditanya tentang spekulasi masa depannya di Liverpool, Karius menjawab “Saya tidak mau terlalu berbicara mengenai spekulasi. Saya rasa terlalu dini untuk berbicara apapun mengenai bursa transfer musim panas.”

Penampilan Karius di musim ini bersama Besiktas cukup memuaskan. Dirinya mencetak 8 cleansheet dari 25 pertandingan di Liga Turki.

Gegar Otak Masih Dihina

Blunder yang dilakukan Karius di final Liga Champions membuat Liverpool menelan kekalahan 1-3 dari Real Madrid. Setelah kejadian itu, akun media sosial milik kiper 26 tahun itu selalu dipenuhi kata-kata kecaman dan hinaan fans. Tak hanya itu dia juga mengalami ancaman pembunuhan.

Namun tahukan anda, jika pada pertandingan itu Karius mengalami gegar otak? Gegar otak yang dialami Karius setelah mendapat sikutan dari Sergio Ramos. Hal tersebut mengakibatkan penglihatan Karius terganggu.

Kepada Bild, Karius menyesal saat itu tidak membalas kecaman para fans Liverpool. “Kalau dipikir-pikir, saya seharusnya menghadapi mereka secara terbuka dengan lebih agresif. Saya mengalami gegar otak setelah benturan dengan Sergio Ramos, yang membuat penglihatan saya terganggu,” katanya.

“Ketika hasil pemeriksaan medis dirilis, masih banyak kebencian dan hinaan yang seharusnya tak pantas saya terima. Tapi saya tidak pernah menggunakan hal itu sebagai alasan. Namun ketika ada olok-olok untuk seseorang yang mendapat cedera parah di kepala, saya tidak paham lagi,” imbuhnya.

“Reaksi mereka sungguh keterlaluan dan tidak sopan. Kesalahan saya dinilai dengan tidak adil,” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply